Wednesday, February 7, 2018

Pelatihan Sholat Khusu' Oleh Ust. Syarqawi Yasin.

Sukorejo - Sholat adalah tiang agama barang siapa yang mendirikan sholat maka dia termasuk orang yang menegakan agama. dan barang siapa yang meninggalkannya maka dia termasuk orang yang merobohkan agama. mungkin begitulah inti bunyi hadis, oleh sebab penting rasanya untuk diadakan pelatihan sholat yang khusu'. agar kita termasuk orang yang mendirikan sholat bukan hanya mengerjakan sholat smata.

Khusu'lah dalam Sholatmu

daerah sunan kali jogo pondok pesantren salafiyah syafi'iyah berinisiatif untuk mengadakan pelatihan sholat khusu' tersebut dengan harapan anak didik khususnya yang menempati asrama sunan kali jogo bisa memperbaiki sholatnya. sehinggan dengan memperbaiki sholat maka harapan dari kami baik pula tingkah laku sehari-harinya.

"tidakkah kita ingin berlama-lama jika kita sedang bejumpa dengan kekasih pujaan hati. dan sholat adalah media untuk berjumpa dengan kekasih". ucap ust  syarqawi menjelaskan kepada para santri yang hadir di aula tersebut. beliau juga berkisah tentang sholatnya malaikat jibril yang sampek 40.000 tahun cuman untuk melaksanakan sholat 2 rokaat.

ust syarqawi juga berdauh pada peserta bahwa "melaksanakan perintah itu lebih berat daripada melaksanak yang bukan perintah". oleh sebab itu maka allah memberikan pahala pada kita dengan pahala yang sangat besar.

rahasia sholat khusu' yang disampaikan oleh ust syarqawi pada para santri "untuk mencapai sholat khusu' maka kita harus sholat dengan menghadirkan ikhsan dalam diri kita. ikhsan adalah kita beribadah seolah-olah kita melihat pada allah dan itu sulit. dan ada solusi yang kedua jika kita tidak bisa melaksanakan sholat seolah-olah melihat allah maka yakinkan dalam diri kita bahwa allah sedang memperhatikan kita. tidak hanya menghadirkan ikhsan dalam diri untuk mendapat sholat khusu' namun juga harus memperhatikan tiga entitas dari sholat yakni Ucapan, perbuatan dan keadaan hati.

sholat yang baik maka akan membawa kebaikan didunia dan juga di akhirat. kata ust syarqawi menjelaskan pada peserta yang hadir. ketika kita melaksanakan sholat dengan baik maka rezeki kita akan mudah, urusan kita akan mudah, masalah-masalah akan mudah kita atasi. dan sholat juga menjauhkan diri kita dari perbuatan yang tidak baik. lanjut beliau.

narasumber juga menyampaikan dauh kiai as'ad bahwa "jika kalian berkeluarga nanti, jangan sampai lupa sholat berjema'ah dengan istri dan keluarga di rumahnya. jika itu kalian lakukan maka hidup kalian akan bahagia di dunia dan di akhirat kelak".

beliau juga berpesan bahwa siksa orang yang meninggalkan sholat itu ada 15 siksa yang akan di berikan pada orang yang tidak sholat. dengan rincian 6 siksa akan di berikan di dunia, 3 siksa akan diberikan ketika naza' atau sakaratul maut, 3 di berkan ketika di alam kubur dan 3 akan di berikan ketika perjumpaan kita dengan allah kelak hari kiamat. 


tidak hanya tentang sholat yang beliau sampaikan beliau juga menyampaikan bahwa ada do'a-do'a yang pasti di istijabah oleh allah yang pertama pada waktu di antara dua adzan (adzan dan iqomah). setelah sholat dan di antara dua khutbah.

semoga kuta semua bisa mendirikan sholat dengan khusu sehingga hidup kita menjadi baik.

Tuesday, February 6, 2018

Berkah Hujan (Vol - 1)

Berkah Hujan (Perjumpaan dibulan Berkah) 


perkenalkan saya adalah seorang yang sedang berusaha untuk menjadi pemenang. iya, pemenang di hati seseorang yang sangat saya sayang. aku tau, rasa cinta itu tidak pernah bisa di paksakan. namun rasa cinta itu datang begitu saja. bahkan saya rasakan rasa cinta itu mulai ada sejak engkau masih di bangku SMK dan aku yakin kau waktu itu tidak pernah bisa merasa atau malah tau denganku.

oh ya saya perkenalkan dulu seseorang yang telah menjadi pusat perhatianku setiap waktuku. dia itu seorang wanita yang sabar, juga kuat dan baik dan juga cantik. bahkan jika tidak berlebihan saya bilang dialah wanita terhebat yang pernah ada. jika saya gambarkan tentang wanita itu bagaikan siti khadijah yang setia menemani rosul dan sabar dengan segala ujian yang menimpa. oh ya lupa namanya belum saya sebut dia itu bernama ANA. iya dialah anaku. yang slama ini ku harapkan kehadirannya baik dalam jagaku atau dalam lelapku. bahkan tidak jarang dia hadir dalam mimpi-mimpi tidur istirahatku.

pernah suatu hari saya dengan dia bermain hujan berdua. di bawah derasnya hujan aku berlari berdua dengannya sambil tertawa bahagia sambil gandengan tangan. kita berlari menerobos derasnya hujan sambil gandengan tangan, kita teringat dengan masa lalu kitika kita kecil kita sering bermain dengan hujan tanpa kita takut sedikitpun. bahkan kadang kita bermain dengan hujan juga di selingi dengan petir dan kadang juga gelap karena mataharinya sedang tertutup oleh awan mendung. tiba-tiba telingaku mendengar bisikan dari temanku ayo bangun sholat subuh. eh, ternyata itu semua adalah mimpi, hehe. :) dan banyak lagi kisah mimpiku dengannya yang tidak kalah romantis untuk di dengar.

surabaya adalah tempat kelahirannya. namun dia itu bersal dari daerah jember namun kehidupannya lebih banyak di habiskan di sukorejo situbondo. dia menyelesaikan pendidikan SMP-nya di pesantren Sidogiri setelah itu dia melanjtukan ke sukorejo. sampai sekarang dia masih mondok dan melanjutkan kuliah di sukorejo.

kisah ini di mulai sejak bulan puasa 2015 dulu. kebetulan waktu itu saya tidak pulang ke rumah ketika yang lain pada pulang ke rumahnya masing-masing saya lebih asyik berdiam di pondok karena waktu itu saya rasa inilah saya, santri. banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bermanfaat yang dilakukan dipondok pas bulan puasa atau bulan romadhon. dari pengajian maraton atau pengajian kotab secara khataman selama 15 hari.

"capek man". sapa malik membangunkan lamunanku.
"capek kenapa lik, wong dari tadi pagi kamu tidak ikut pengajian, malah banyakan tidurnya". jawabku pada malik.
"hehehehe". hanya tawa yang malik jawabkan.
"oh ya lik. hari ini kan terakhir ya lik pengajian". sambil merapikan kitab yang berserakan di meja belajar.
"hem".jawab malik, sambil memegang kepalanya mencoba mengingat sesutu.
"iya lik hari ini kan sudah tanggal 15 romadhon lik". mencoba menjelaskankepada malik.
"oh ya. ya man malik lupa". sambil menggaruk-garuk kepalanya.
"kamu sih lik. sukanya tidur jadi gak tau kalok hari ini sudah tanggal 15". jawabku.
malaik hanya terdiam dan tersenyum malu. mendengan perjelasanku

Saturday, February 3, 2018

Presiden restui perubahan Institut agama islam ibrahimy menjadi Universitas Ibrahimy (UNIB)

Situbondo  - Presiden Joko Widodo merestui perubahan status Institut Agama Islam Ibrahimy menjadi Universitas Ibrahimy Situbondo.




"Saya ingin menandatangani prasasti perubahan status Institut Agama Islam Ibrahimy menjadi Universitas Ibrahimy di Situbondo," kata Presiden Joko Widodo saat menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Safi`iyah Sukorejo, Situbundo, Jawa Timur, Sabtu.

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi`iyah Sukorejo Situbondo pada tanggal 14 Maret 1968 mendirikan lembaga pendidikan tinggi dengan nama Universitas Ibrahimy, lalu pada 1988 nama itu berubah menjadi Institut Agama Islam Ibrahimy dan selanjutnya akan kembali berubah menjadi Universitas Ibrahimy dengan 3 fakultas.

"Dan setelah pulang, saya perintahkan segera Menteri Ristekdikti segera membuat surat keputusan Menristekdikti mengenai Universitas Ibrahimy selambat-lambatnya akhir bulan Februari ini, saya minta akhir bulan ini semua selesai," tambah Presiden yang disambut dengan tepuk tangan ribuan santri ponpes Salafiyah Safi`iyah tersebut.

Salah satu tokoh ponpes tersebut adalah almarhum KH Raden As`ad Syamsul Arifin yang dianugerahi gelar pahlawan nasional pada 2016. Ia merupakan putra ulama besar Madura, KH Syamsul Arifin, juga pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

"Saya masih ingat tahun 2016 yang lalu almarhum popo KH Raden As`ad Syamsul Arifin dianugerahi gelar pahlawan nasional, sebuah gelar yang memang sangat pantas diberikan kepada beliau terutama jika kita ingat perjuangan beliau, jika kita ingat pengorbanan beliau, jika kita mendalami kembali pemikiran-pemikiran beliau di Nusantara dan untuk bangsa negara kita Indonesia," tambah Presiden.

Presiden mengaku ingin datang langsung ke Ponpes Salafiyah Safi`iyah itu karena saya ingin merasakan dan melihat langsung melihat langsung para santri yang mewarisi semangat dakwah dan kebangsaan KH Raden As`ad Syamsul Arifin.

"Dalam banyak kesempatan saya selalu bercerita bagaimana dunia Islam mengagumi Indonesia, dunia mengagumi Indonesia karena meski kita merupakan negara ddengan penduduk muslim terbesar di dunia tapi kita juga adalah bangsa yang sangat beragam, sangat majemuk, sangat bermacam-macam," ungkap Presiden.

Presiden pun sedikit menjelaskan perjalanannya ke Afghanistan pada 29 Januari 2018 lalu.

"Belum lama ini saya pulang kunjungan dari Afganistan, orang bilang `Pak Jokowi kok gak takut ya?` Ya takut tapi ini bukan urusan takut, tapi ini urusan membangun ukuwah kita, kita juga ingin membangun perdamaian umat, membangun ukuwah basariah kita ke negara-negara lain," tambah Presiden.

Ia pun meminta agar para kyai dan santri Ponpes Salafiyah Safi`iyah ikut menjaga nilai-nilai kerukunan.

"Saya mohon yang mulia para ulama, kyai, santri terutama Ponpes Salafiyah Safi`iyah Sukorejo agar kita selalu menyemai nilai-nilai kerukunan dan mempraktikkannya karena sudah menjadi kondrat kita bangsa Indonesia hidup dalam kemajemukan, keberagaman," tegas Presiden.

Hadir juga dalam acara tersebut Ibu Negara Iriana Joko Widodo; anak bungsu Presiden; Kaesang Pangarep; Ketua PPP Romahurmuziy; Menteri Sekretariat Negara Pratikno; Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofjan Djalil; Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan para pengasus Ponpes Salafiyah Safi`iyah.

 

 

Saturday, December 2, 2017

Sang Deklarator Hak Asasi Manusia Oleh KHR. Ach Azaim Ibrahimy


Di penghujung Dzul Qo’dah, tahun ke sepuluh dari pristiwa hijrah, kaum muslimin datang berdudyung-duyung menuju madinah, kota cahaya. Suasana begitu ramai, setelah sebelumnya tersiar bahwa baginda nabi Muhammad SAW hendak menunaikan ibadah haji di tahun ini. Mereka berasal dari berbagai penjuru daerah, datang dengan membawa kerinduan yang mendalam, merindukan momen terindah bersama Rosul Al-Musthafa, menunaikan haji dalam bimbingan kekasih yang sangat dicinta. Kerinduan ini telah bertahun-tahun terpendam di benak mereka.
Langit buru cerah, awan putih berarak menambah indah pesona. Hari itu, sabtu siang usai sholat dhuhur, Rasulallah SAW keluar meninggalkan kota makkah bersma seratus ribu lebih menusia pergi menuju makkah, lembah yang berkah, baitullah, Ka’bah yang mulia. Pergi untuk membimbing umat, mengajarkan agama dan rutinitas ibadah mereka, memenuhi persaksian, menyampaikan amanat, memberi wasiat yang terakhir dan mengambil sumpah serta perjanjiaan. Menghapus bekas-bekas kejahiliahan, mengajari yang bodoh, mengingatkan yang lupa, membangkitkan semangat yang malas dan memberi kekuatan pada yang lemah.
Baginda Rosullah berhaji hanya sekali, tak pernah melakukan sebelum dan sesudahnya. Momentum tersebut dikenal dengan haji wada’, karena pada saat itulah baginda menyampaikan ucapan perpisahan, Wadda’a (berpamitan) kepada para sahabat rosulullah SAW yang dengan iman, cinta dan kesetiaan, mereka telah tulus mendampinginya. Ketika itu baginda bersabdah, “wahai sekalian manusia, dengarlah aku, karena aku sungguh tak tahu, mungkin aku tak akan lagi berjumpa dengan kalian setelah tahunku ini !”.
Khalayak ramai yang hadir terkesiap mendengarkannya, lalu suasana berganti senyap. Sesaat kemudian keharuan menyelimuti hati mereka. Dan pada detik-detik berikutnya tangispun tak lagi tertahankan, memecah keheningan.
Di perut lembah tanah ‘Arafah, kala matahari tergelincir ke arah barat. Hari itu jum’at awal dzul Hijjah, baginda nabi menyampaikan khutbah yang begitu monumental, khutbah yang menjelaskan hak-hak asasi manusia. Sebuah mistaq (Perjanjian) yang menetapkan kaedah-kaedah islam, menghancurkan kaedah-kaedah kemusyrikan dan kejahiliahan. Menjaga jiwa raga, harta benda serta harkat dan mertabat manusia, melindungi kehormatan wanita, membela hak dan mengatur kewajibannya. Sebuah piagam yang dideklarasikan untuk mengatur intraksi sosial antara uman manusia, jauh sebelum orang-orang mengenal istilah Hak Asasi Manusia (HAM) – Kecuali sejak beberapa dekade terakhir ini – yang kemudian di sepakati oleh perserikatan bangsa-bangsa hingga menjadi sebuah ketetapan. Maka, tintapun kering diatas kertas, menorehkan berbagai hukum dan perundang-undangan.
Sedangkan mistak yang telah dideklarasikan baginda nabi SAW pada momentum haji wada’, telah lama menjadi sebuah sistem yang dilaksanakan, dan undang-undang yang diterapkan. Kaum muslimin telah mengamalkannya dengan aksi, bukan sekedar basa basi dan menjadikan sebagai manhaj mereka dalam hidup, bukan sekedar retorika belaka tanpa evektifitas dalam praktik kehidupan nyata, sebagaimana nasib yang dialami oleh hak asasi manusia dalam sistem dan ketetapan perserikatan bangsa-bangsa.
Haji yang telah di prakrikkan oleh rosulallah SAW, juga khutbahnya di ‘Arafah dan mina, sungguh telah menjadi sinar dan cahaya, menerangi jalan menusia menuju bahagia, meraih hidayah. Baginda telah menggandeng erat umat ini, membimbing mereka untuk mencapai derajat mulia dan sempurna.
Sungguh khutbah yang memberi kesan mendalam di jiwa. Sungguh, pesan yang serat akan makna, dan ajaran yang peripurna.
Di akhir khutbah, baginda rosul berwasiat agar umat ini senantiasa berpegang teguh kepada kitabullah. Selama mereka berpegang teguh pada kitabullah tak akan tersesat selamanya. Umat ini bertanggung jawab penuh atas eksistensi dan fungsi wahyu allah tersebut sebagai pedoman hidup mereka. Maka, ketika baginda rosul meminta persaksian atas tugas yang telah dilaksanakannya, para sahabatpun sengan segera serentak menjawab, “kami bersaksi bahwa engkau sunggu telah menyampaikan amanat, engkau sungguh telah menunaikan kewajiban teramat berat dan engkau juga telah memberikan nasehat kepada ummat !.”
Tatkala mendengarnya, raut wajah baginda tampak berseri-seri, menunjukan betapa bahagia perasaannya. Segera, setelah itu, ia mengangkat jemarinya kelangit, seraya bersabdah, “allahumma isyhad (ya allah saksikanlah)!” diulanginya sebanyak tiga kali. Terdengar begitu berarti.
Betapa berharganya pesan yang tekah disampaikan, betapa luhurnya nilai-nilai yang telah diajarkan sejak keberangkatan baginda nabi SAW pergi meninggalkan madinah, mengendarai unta Al-Qashwa’, hingga proklamasinya yang lantang membahana penuh kesungguhan, bersih dari kemusyrikan, dan suci dari riya’ serta kamunafikan, “allahumma hajjatan la riya-a fihi wala sum’ah !.”
Lalu bertahlil mentauhidkan allah, menyatakan penghambaan diri kepadanya, tuhan semesta alam, “labbaik allahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik inna al-hamda wa al-ni’mata laka wa al-mulk, la syarika laka !.”
Itulah sesungguhnya kalimat iman yang jujur- murni yang membuka pintu-pintu langit dan menggema menggetarkan penjuru bumi. Kalimat yang terucap dari bibir dan terlepas lekas dari tenggorokan orang-orang mukmin. Mereka mengulang-ulang pekikan kalimat tauhid itu, sambung menyambung bersama pemimpin agung, rasul pilihan, nabi akhir zaman, muhammad bin abdullah sebagai rahmat bagi  semesta alam, yang telah membacakan dan mengajarkan Al-Qur’an kitab suci pembawa kedamaian.
Itulah saat penuh berkah yang pernah tercatat dalam sejarah dan bumi menjadi tempat yang paling berbahagia dengan adanya kafilah tersebut, kafilah orang-orang yang datang untuk memenuhi panggilan ilahi, penggilan allah yang maha tinggi. Bersama insan mulia yang telah menapakkan kakinya di lembah suci, dialah muhammad bis abdullah al-hasyimi. Juga bersama delegasi terhormat yang datang ke baitullah al-‘Atik untuk menyempurnakan rukun islam sebagai agama yang fitri.

Alangkah nikmat yang agung tiada tara dan risalah yang sangat mulia. Diturunkan dari langit tertinggi kepada penutup para rosul dan nabi, di hari yang paling utama, demi menyambut lahirnya hak asasi manusia, piagam paling berharga di kala bumi menghembus-terbangkan kedhaliman tirani yang merajalela.

Wednesday, November 22, 2017

20 & 22 November 2017

20 & 22 November 2017

Bidadariku.
aku ingin mengajakmu untuk.
memulai hidupmu lagi
aku mengajakmu untuk
menata masa depan kita berdua.

bidadariku.
yakinlah.
bahwa 
semua sudah di tetapkan
dan kita ditetapkan 
untuk bersatu.

bidadariku.
senyumilah
dengan masalahmu. kita akan melaluinya bersama.

mencari lorong kebahagian.
dengan 
saling mengenal.
saling percaya.
saling rindu.

bidadariku.
pintaku. dikala hujan turun.
pintaku. diantara dua khutbah.
pintaku. dikala waktu-waktu istijabah.
ku. pinta HATI.
ku. pinta KEBAHAGIAAN.
ku. pinta. KESABARAN.
ku. pinta. IKHLAS.

bidadariku.
aku menyayangimu. melebihi sayangku pada diriku sendiri.
dalam waktuku. selalau engkau.
rindu itu.
kesah itu.
tangis itu.
semuanya tentang engkau bidadariku.

engkaulah 
BIDADARI SYURGAKU.
Malaikat Tanpa Sayap.
Sukorejo 23 November 2017

Tuesday, November 21, 2017

Ma'afku Kasih

"Ma'afku Kasih"

ma'afku kasih 
jika kataku berlebihan.
ma'afku kasih.
jika tulisku berlebihan.

dengan tidak berprasaan
kuluapkan semua nya.
ma'af kasih.

saya menyesal dengan itu.
saya tidak akan mengulangnya kembali.

ma'afkanlah lelakimu ini.
yang telah hina diri.
membuat kata yang buat engkau terluka
atau marah.

ma'af kasih.
saya benar-benar telah menyesal.
ma'afkan kasihku
Gus Maman
Sukorejo, 21 November 2017

Friday, November 17, 2017

Melukismu

"Melukismu"

kau bagaikan embun dikala pagi,
meneduhkan pandangan ini.
kau bagaikan sinar mentari, 
menghangatkan dikala dingin.
kau bagaikan tetesan hujan,
menyebarkan keberkahan bagi alam semesta.

senyummu menenangkan fikir
senyummu menenangkan hati
senyummu menenangkan langkah.
tatapmu meneduhkan masalah-masalah hati dan fikir.

kaulah ciptanya yang paling sempurna.
kaulah ciptanya yang paling indah.
bagiku.

apapun yang ada padamu adalah
keindahan yang sempurna. tanpa celah sedikitpun.
tiada celah bagiku untuk menemukan
katidak sempurnaan itu.
10 : 58 | 
Sukorejo 18 november 2017

Hujan ditanggal 17 November

Hujan ditanggal 17 November

Hujan,
jika memang kau adalah rahmat
maka rahmatilah kami.
Hujan.
diderasnya kau mengguyur punggung bumi ini.
di situlah kau tebarkan keberkahan
maka berkahila kami.

hujan ini akan slalu.
saya rindukan
karena pada saat hujan ini. 
ada do'a yang pasti kan terkabul.

ditanggal 17 november ini.
hujan dan do'a bersamaan.
hujan turun.
namun
disitu do'a kami panjatkan.

sampaikan salam kami padanya.
bahwa rindu itu masih ada
dan sangat kami rindukan untuk 
berjua dan menatap keindahannya.

terimalah do'a-do'a kecil kami.
kami ingin bahagia.

semoga kita tercatat dibuku catatan kita.
bersatu.
sukorejo 17 november 2017
Maman

Monday, November 13, 2017

Hujan di Tanggal 13

Hujan di Tanggal 13

rindu. 
taukah engkau seharian ini.
kau tidak ada kabar kepadaku.
taukah engkau
rindu.
bahwa sangat merindukan 
prihal dirimu.
tawamu, senyummu, keluhmu.
semuanya.

aku merindukanmu.
ibarat. 
daun yang jatuh tidak pernah membenci angin.
aku merindukanmu.
ibarat.
pencarian nabi adam dengan dambaannya hawa.
aku mrindukanmu.
ibarat.
zulaikha merindukan yusuf
aku merindukanmu.
ibarat. 
baginda muhammad merindu Khatijah ra.
aku merindukanmu.
ibarat
laila dan majnun.

iya benar.
saat ini di bawah hujan, di tanggal 13 november ini.
aku merindukanmu.

ku titipkan do'a untuk kebahagiaanmu.

03 : 21
waktu ashar.
Paman | 13 November 2017

Sunday, November 5, 2017

Simbol-simbol Flowchart (Diagram Alir)

Flowchart (Diagram Alir) berbentuk Diagram yang mewakili Algoritma atau Proses dengan berbagai jenis kotak-kotak dan dihubungkan oleh garis-garis panah sebagai arah alirannya. Di dalam Kotak-kotak proses biasanya diberikan Label atau judul singkat mengenai proses yang dilakukannya.
baca juga : pengertian flowchart

Berikut ini adalah bentuk atau simbol standar yang sering ditemukan dalam Flowchart (Diagram Alir) :

Simbol Mulai/Awal atau Selesai/Akhir (Start / End)

Simbol Start dan End biasanya dilambangkan dengan Oval, Lingkaran ataupun Kotak   yang sudutnya dibulatkan.

Simbol Proses atau Kegiatan (Process)

Simbol untuk Proses / Langkah atau kegiatan yang akan dilakukan pada umumnya berbentuk Kotak Persegi Panjang (rectangle).

Simbol Kondisional atau Keputusan (Conditional or Decision)

Simbol Kondisional atau Keputusan biasanya dilambangkan dengan Kotak yang berbentuk Diamond (Rhombus) yang pada umumnya akan mempunyai Output (keluaran) seperti Ya atau Tidak, Benar atau Salah.

Simbol Arah Aliran (Flow)

Simbol Arah Aliran Proses dilambangkan dengan Panah (Arrow) dengan anak panahnya menuju ke proses selanjutnya.

Simbol Masukan / Keluaran (Input / Output )

Simbol untuk menunjukan Masukan dan Keluaran Data (Input dan Output) dilambangkan dengan Kotak yang berbentuk Jajaran genjang (Parallelogram).

Pengertian Flowchart (Diagram Alir)


Pengertian Flowchart (Diagram Alir) – Flowchart atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan Diagram Alir ini dipergunakan dalam industri manufakturing untuk menggambarkan proses-proses operasionalnya sehingga mudah dipahami dan mudah dilihat berdasarkan urutan langkah dari suatu proses ke proses lainnya.  Flowchart atau Diagram Alir sering digunakan untuk mendokumentasikan standar proses yang telah ada sehingga menjadi pedoman dalam menjalankan proses produksi.Disamping itu, Flowchart atau Diagram Alir ini juga digunakan untuk melakukan Analisis terhadap proses produksi sehingga dapat melakukan peningkatan atau perbaikan proses yang berkesinambungan (secara terus menerus).
Pada dasarnya, Flowchart (Diagram Alir) adalah alat yang digunakan untuk melakukan Perencanaan Proses, Analisis Proses dan Mendokumentasikan Proses sebagai standar Pedoman Produksi.
Flowchart (Diagram Alir) merupakan salah satu dari QC 7 Tools (7 alat Pengendalian Kualitas) yang diperkenalkan oleh Mr. Kaoru Ishikawa pada tahun 1968 bersamaan dengan alat-alat lainnya seperti Histogram, Pareto Chart, Scatter Diagram, Control Chart, Cause and Effect Diagram (Fishbone Chart) dan Check Sheet.
Baca juga : simbol simbol flowchart
Sebutan-sebutan lain untuk Flowchart (Diagram Alir) antara lain : Flow Diagram, Process Flowchart, Process Map, Work Flow Diagram dan Business Model.
Flowchart (Diagram Alir) merupakan alat (tool) dasar dan mudah dipergunakan serta sangat  bermanfaat bagi suatu perusahaan Manufakturing dalam mengidentifikasikan proses operasionalnya terutama untuk menjelaskan setiap langkah dalam menjalankan Proses Operasionalnya.
Beberapa Keuntungan dalam penggunaan Flowchart (Diagram Alir) antara lain :
-Sebagai Dokumentasi Prosedur Kerja dalam ISO
-Sebagai pedoman untuk menjalankan Operasional
-Sebagai pedoman untuk melakukan pelatihan terhadap Karyawan baru
-Sebagai benchmark (patokan)
-Sebagai Peta kerja untuk mencegah terjadi kehilangan arah
-Untuk mempermudah pengambilan keputusan

Wednesday, October 18, 2017

2 hari

2 hari

Rindu.
ketika aku mendengarkan nada nada indah sunyinya malam.
aku mendengar bisikan itu kembali.
bagaikan bisikan seorang ratu pada sang raja.
katika aku melihat suatu keindahan malam nan teduh
aku tidak dapat melihat keindahan sepenuhnya.
jika kau tiada.
karena 
pada dua hari mendatang.
aku akan meninggalkan kisah itu.
mencari kisah masa yang baru.
sayang.
teruslah menjadi aduanku
di kala aku sedang senang atau sedih
sayang
bersabarlah karena apapun akan terjadi
tanpa kita pinta pun
dia akan menjumpai kita.
kita.... tidakkan pernah bisa menghindar darinya.

Sukorejo, 18 Oktober
Maman

Wednesday, April 26, 2017

Karya Kiai Azaim "Jalan ini Rindu" dibedah oleh dua Penyair Nasional

Sosiawan Leak dan Mohammad Faizi berdampingan dengan pengasuh Pesantren salafiyah syafi'iyah sukorejo yang dijuluki Penyair dari "Serambi Madinah" dalam acara Seminar dan bedah Buku "Jalan ini Rindu" Oleh P3M IAII diselenggarakan pada tanggal 20 April 2017.