Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Tuesday, August 13, 2019

WAHAI RASULULLAH, MENGAPA ENGKAU MENANGIS ?



WAHAI RASULULLAH, MENGAPA ENGKAU MENANGIS ?
Pada suatu hari Rasulullah saw ditemui oleh malaikat Jibril. Rasul bertanya “Ada apa wahai Jibril?”.
Jibril menjawab, “Wahai Muhammad, sesungguhnya hari ini Allah swt sedang mengobarkan nyala api Neraka dan seluruh malaikat amat ketakutan, mereka tidak tahu harus bagaimana,
Untung aku ingat bahwa engkau adalah sumber cinta dan sayang Allah swt kepala alam semesta. Dengan alasan itu aku kesini, bertabaruk dengan cinta Allah kepada dirimu".
Rasulullah saw terdiam beberapa saat. Kemudian bertanya lagi, “Wahai Jibril, ceritakan padaku bagaimanakah neraka itu sesungguhnya”.
Jibril menjawab “Wahai Muhammad, Neraka itu bagaikan lubang-lubang yang terdiri dari 7 tingkat. Jarak antara satu lubang dengan yang lain ialah perjalanan 70 tahun. Lubang yang palingbawah adalah yang paling panas".
Nabi saw meneruskan pertanyaannya, "Lalu siapakah penghuni lubang-lubang neraka itu wahai Jibril?”.
Jibril menjawab, “Lubang yang paling bawah diciptakan untuk orang orang munafik, lubang berikutnya untuk penyembah berhala, lalu untuk penyembah bintang dan matahari".
Jibril terus menerangkan penghuni tingkatan neraka hingga lubang yang ke 5 tempatnya umat Yahudi dan yang ke 6 dihuni oleh umat Nasrani.Setelah menjelaskan penghuni 6 tingkatan Neraka,Jibril diam cukup lama.
Rasulullah saw penasaran dan bertanya kembali, “Wahai Jibril, siapakah penghuni neraka yang ke 7?”. Jibril diam saja tidak menjawab.
Rasulullah saw mengulangi pertanyaannya, tapi Jibril tetap diam.
Rasulullah saw tambah penasaran dan mendesak jibril agar dijawab pernyaannya.
Akhirnya Jibril pun berkata, “Umatmu wahai Muhammad, mereka itu para pelaku dosa besar di kalangan umatmu yang dimana sampai mereka mati belum sempat bertaubat".
Mendengar jawaban Jibril, Rasulullah saw langsung jatuh pingsan. Jibril merangkulnya dan meletakkan tubuh baginda di atas pangkuannya.
Tak berapa lama Rasulullah saw sadar dan langsung menangis bersimbah air mata, dengan terisak-isak Rasulullah saw mempertegas pertanyaannya, “Wahai Jibril, apakah benar ada diantara umatku yg masuk neraka?”.
Jibril mejawab“Benar wahai Muhammad, pelaku dosa besar di antara umatmu yang belum bertaubat".
Setelah itu Rasulullah saw langsung menghadap kiblat dan sujud kepada Allah saw dalam isak tangisnya.
Sesekali dengan suara pelan beliau membisikkan kata-kata "Ummati ya Rabb, ummati, ummati, ummati.
Beliau saw tidak mengangkat kepalanya dalam keadaan seperti itu selamat 3 hari 3 malam kecuali setiap Bilal bin Rabah mengumandangkan adzan, barulah beliau bangkit untuk menjadi imam dan setelah itu kembali sujud lagi.
Pada hari ke 3, Abu Bakar ra menyadari hal ini, beliau mengetuk pintu Rasulullah saw dan mengucapkan salam 3 kali, namun tidak ada jawaban.
Abu Bakar ra sedih dan berseru di depanpintu Nabi saw, “ Apakah ada jalan untuk masuk kerumah Rasulullah”. Tetap tidak ada jawaban.
Lalu beliau menangis dan melangkah pulang
Di jalan beliau bertemu sahabat Umar ra, “Mengapa engkau menangis wahai Abu Bakar?”.
Abu Bakar ra menceritakan keadaan Rasulullah saw. Maka Umar ra pun melangkah menuju rumah Nabi saw dan terjadilah hal yang sama. Umar pun pulang dan menangis.
Di jalan beliau bertemu Salman Al Farisi ra. Dengan terisak-isak Umar ra bercerita kepada Salman ra hingga membuat dia amat sedih, namun dia tidak berani mengulangi hal yang sama.
Salman melangkah menuju rumah Fatimah ra dan menceritakan hal itu.
Setengah berlari Fatimah ra menuju rumah Ayahnya saw dan mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.
Mendengar suara lembut putri tercinta, sejuklah dada Nabi saw. Rasullah saw bangkit dari sujud dan membuka pintu.
Alangkah terkejutnya Fatimah ra melihat beliau yang amat kurus dan pucat.
Fatimah memeluk beliau saw lalu menangis. “Wahai ayahanda, apa yang terjadi? mengapa engkau amat sedih seperti ini?”.
Rasulullah saw kembali menangis dan berkata dengan suara lirih, “Wahai Fatimah, belahan jiwaku, bagaimana mungkin aku tidak sedih sedangkan Jibril mengatakan akan ada kelak umatku yang akan ada kelak umatku yang akan masuk neraka"
_________________________________
Wahai sobat. . . .
Cinta Nabi Muhammad SAW begitu besar kepada kita
Apakah cinta beliau akan terbalaskan...
Atau hanya akan menjadi cinta bertepuk sebelah tangan ?
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد عدد خلقك ورضا نفسك وزينة عرشك ومدد كلماتك

Saturday, August 10, 2019

6 Pesan Indah Mbah Maimoen Zubair Sarang

Hal yang paling penting diingat dari tokoh K.H. Maimoen Zubair adalah pesannya yang sangat berguna bagi kehidupan kita sekarang ini. Hal ini sungguh indah.
K.H. Maimun Zubair berdawuh, 
  1. Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah, barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat.
  2. Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah, barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga.
  3. Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.
  4. Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia, barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.
  5. Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.
  6. Jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali, maka tahanlah tangan dan lisanmu dari menyakiti, setidaknya itu menjadi sedekah untuk dirimu.
Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:
رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ
“Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya”
Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasasunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda
Rasulullah bersabda:
« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».
“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya) bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum". (HR. Muslim)
Mari selalu berusah berprilaku positif, semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan.. Aamiin... Semoga bermanfaat.

Friday, May 17, 2019

Wahai Rasulullah, kapankah hari kiamat datang

Kisah Sahabat Nabi Muhammad SAW: Seorang Penanya Hari Kiamat
Rindu Adalah Cinta (Gus Maman)
Seorang lelaki badui (Arab pedesaan) datang kepada Nabi SAW dan bertanya, “Wahai Rasulullah, kapankah hari kiamat datang?”
“Apakah yang kamu persiapkan untuk menghadapinya?” Beliau balik bertanya.
Lelaki itu menjawab, “Tidak ada sesuatu (persiapan khusus), kecuali kecintaanku kepada Allah dan RasulNya…”
Dengan tersenyum, Nabi SAW memberi jawaban singkat, “Kamu bersama orang yang kamu cintai…”
Orang tersebut berlalu dengan gembira.
Sahabat Anas bin Malik yang saat itu hadir dalam perbincangan tersebut dan meriwayatkan kisah ini berkata, “Tidaklah kami bergembira seperti gembiranya kami mendengar sabda Nabi SAW yang sangat singkat tersebut, yakni : ‘Kamu bersama orang yang kamu cintai’.”
Dan Anas berkata lagi, “Saya cinta kepada Nabi SAW, Abu Bakar danUmar, dan saya berharap bisa bersama mereka karena kecintaanku ini, walau tidak bisa beramal seperti amalan mereka.”

Monday, April 9, 2018

Titik Hitam diselembar Kertas Putih itu

Dalam kehidupan ini memang banyak orang yang hanya memperhatikan titik hitam di selembar kertas polos yang putih dan begitupun sebaliknya. Dan itu yang saya alami beberapa hari ini, bagaimana tidak ketikan kita berbuat baik namun setelah ada kejelekan yang kita lakukan maka kita akan lebih fokus pada kejelekan tersebut karena kejelekan itu yang akan menjadikan lembar kertas putih terebut menjadi tidak bagus lagi. Dan inilah pelajaran yang telah saya petik dari laman web seseorang.  
Titik yang akan merusak kertas putih.

Jika selembar kertas putih, kemudian kita memberikan satu titik hitam di tengahnya maka sebagian besar orang akan fokus melihat pada titik hitam itu. Mereka tidak memperdulikan bahwa sebenarnya banyak bagian putih pada kertas itu. Sama dengan seseorang yang telah banyak berbuat baik, kemudian ia berbuat satu kesalahan. Maka sebagian besar orang akan fokus pada satu kesalahan itu. Padahal kebaikan yang telah dilakukan sangatlah banyak. Maka janganlah melihat orang dari kesalahanya saja, karena masih banyak kebaikan dari orang tersebut. Kalau kita melihat kesalahannya saja, ya setiap orang pasti punya salah. Dan hilang semua kebaikan di dunia ini. Itulah kira-kira yang disampaikan oleh Arif kurniawan.

Yang kedua, jika kita memperlihatkan selembar kertas putih dengan titik hitam di tengah dan kita bertanya pada seseorang apakah itu. Jawaban yang paling banyak muncul adalah titik bukan selembar kertas. Sama dengan seseorang jika mendapat masalah, ia hanya melihat pada kesulitan, kesedihan, rintangan, dan saudara-saudaranya. Orang hanya berfikir pada kekurangan dirinya, hingga berkembang menjadi besar dalam fikiranya. Sebaliknya, kelebihan-kelebihan diri dan kemudahan hidupnya tidak diperhatikan. Harusnya kita menjawab “Selembar kertas putih yang bersih, dengan satu titik kecil saja.” . selayaknya kita mulai adil memandang kehidupan.


Marilah belajar dengan ungkapan ini. Mungkin masih banyak ungkapan tentang kertas putih dengan satu titik hitam yang lain. Semoga bermanfaat.

Thursday, March 1, 2018

Jum’at manis Bersama Syekh Prof Dr Muhammad Fadhil al-Jailani


Jum’at manis Bersama Syekh Prof Dr Muhammad Fadhil al-Jailani

Sukorejo – pondok pesantren salafiyah syafi’iyah setiap jum’at manis pasti mengadakan acara istighosah yang bertempat di masjid jami’ ibrahimy. Namun kegiatan jum’at manis kali ini berbeda dengan biasanya, karena pada kesempatan jum’at manis kali ini di datangi tamu agung dari turki yang termasuk salah satu keturunan syech abdul qodir Al Jailani.

Seych Fadil al Hasani al Jailani beliau temasuk cicit dari syech abdul Qodir al Jailani namun beliau tidak ikut acara dari awal kegiatan dimulai dikarenakan beliau masih istirahat di dhelem Pengasuh selain kedatangan tamu dari turki. Pada acara jum’at manis kali ini juga kedatangan tamu Ust. Nasir Mansur Idris beliau termasuk teman seperjuangan dari pengasuh pesantren Kiai Azaim Ibrahimy ketika mondok di Sayyid Muhammad Alawi Al maliki Al Hasani di makkah Al mukarromah.

Seperti biasa acara dimulai dengan pembacaan do’a iftitah yang dipimpin oleh pengasuh kiai azaim. Setelah pembacaan iftitah selesai dilanjutkan dengan pembacaan barzanji yang dipimpin oleh pengasuh pesantren sambil lalu diselingi dengan lagu-lagu nasyid dari grup hadrah hassan bin Tsabit dan juga dibantu oleh Ust. Nasir Mansur Idris dengan suara khasnya.

Setelah acara pembacaan barzanji dan sholawat pada baginda nabi selesai langsung dilanjutkan dengan pembacaan istighosah yang dipimpin oleh KH. Muzakki Ridwan dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh pengasuh pesantren dan diakhiri dengan do’a penutup. Ditengah-tengah pembacan do’a penutup. Alhamdulillah syech Fadil Al Hasani Al Jailani datang dan berkumpul bersama kita didalam masjid.

Setelah pembacaan do’a selesai kiai azaim menyerahkan acara sepenuhnya kepada pemandu yang menjadi penerjemah pada waktu itu. Ada dua wasiat penting yang disampaikan oleh Seych Fadil kepada para santri dan simpatisan yang hadir pada acara jum’at manis tersebut.

1.  Anakku. Kalian harus jujur pada allah, manusia, diri sendiri dan semua makhluk karena jujur adalah derajat kedua setelah kenabiyan. Seperti sudah dijelaskan didalam Al Qur’an bahwasannya derajat itu ada 4 tingkatan yang pertama derajat kenabiyah, yang kedua derajat para siddiqin (orang-orang yang jujur), yang ketiga orang yang mati syahid dan yang ke empat yakni orang-orang yang sholeh.
Jika kalian jujur maka kalian akan masuk syurga bersama para siddiqin “tambah beliau”.
لا تحزن ان الله معنا
Beliaru juga berpesan untuk jangan bersedih karena allah selalu bersama kita.

2.  Jauhilah bohong dan dusta, karena dusta adalah tingkatan kedua setelah syetan. Dalam al Qur’an sudah jelas bahwasannya laknat allah itu ditimpakan kepada syetan dan yang kedua setelah syetan ditimpakan kepada pembohong  atau pendusta. Jika kita tidak tobat maka kita termasuk temannya syetan dan kelak kita dimasukan keneraka bersama syetan. Naudzubillah.
Sepantasnya kita selalu membersihkan diri dari kebohongan “tambah beliau”. Nah selanjutnya bagaimana caranya kita untuk membersihkan diri kita kebohongan dan dusta yakni dengan cara beribadah kepada allah dengan ikhlas. Bahkan saking jeleknya berbohong sayyid itu berpesan

“mulutmu berdarah itu lebih baik dari pada berbohong”
Selain beliau menyampaikan dua wasiat tersebut. Beliau juga menyampaikan tentang ilmu dan ahli Ilmu. “kaya bukanlah kaya harta, namun kaya yang sebenarnya adalah kaya Ilmu” Ucap beliau dengan menggunakan bahasa arab. Karena pertama kali yang allah ajarkan kepada para nabi adalah ilmu.

Bukan hanya tentang ilmu namun beliau juga menyampaikan tentang ahlil ilmu bahwasannya ahli ilmu itu seharusnya sangat menghormat terhadap guru-gurunya yang telah mengajarinya bahkan walaupun mengajari sebatas satu huruf sekalipun sebagaimana perkataan sayyidina Ali RA.

“Barangsiapa yang mengajariku satu huruf saja, maka aku jadi budaknya”

Kenapa ilmu begitu mulia, karena ilmu itu tidak akan pernah sirna bahkan sampai kiamat sekalipun. Ilmu itu akan tetap ada. ”Ucap Sayyid Fadil sambil menutup Ceramahnya”. Selain beliau menyampaikan materi-materi itu semua beliau juga menghadiahkan suatu kitab karangannya kepada Guru kita Kiai Azaim. Beliau juga berpesan kepada kiai untung mengajarkan kitab-kitab karangannya di pesantren salafiyah syafi’iyah sukorejo. Beliau juga mengijazahkan amalan-amalan syech abdul Qodir Al Jailanni dengan umum kepada para santri dan simpatisan yang hadir pada acara jum’at manis tersebut.

Wednesday, February 7, 2018

Astaghfirullah inilah 15 siksa bagi orang yang meniggalkan Sholat

Sabda Nabi SAW: “Barang siapa yang menyepelekan sholat (menggampangkan sholat), maka Allah akan menyiksanya dengan lima belas macam siksaan; enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika menjelang mati, tiga siksaan dialam kubur dan tiga siksaan ketika keluar dari alam kubur“. (Qurtubi(Qurratul ‘uyun: hlm.2)).



6 Macam Siksaan Ketika Di Dunia
1. Allah akan menghilangkan keberkahan dari umurnya;
2. Tanda kesholehannya akan dihapus oleh Allah dari keningnya;
3. Semua amalnya tidak akan diberi pahala oleh Allah SWT;
4. Allah SWT tidak akan mengangakat doanya ke langit;
5. Semua makhluk di dunia akan menyepelekannya;
6. Dia tidak akan mendaapatkan bagian doanya orang-orang sholeh.


3 Macam siksaan Ketika Sakarotul Maut
1. Bahwasanya orang yang meninggalkan sholat dia akan mati dalam keadaan hina;
2. Bahwasanya orang yang meninggalkan sholat dia akan mati dalam keadaan lapar;
3. Bahwasanya orang yang meninggalkan sholat dia akan mati dalam keadaan haus, walau air lautan di dunia diminumkan kepadanya, maka tetap tidak akan pernah menghilangkan rasa haus dahaganya.


3 Macam Siksaan Ketika Berada Di Alam Kubur
1. Kuburnya akan disempitkan oleh Allah dan dihimpitnya sampai tulang rusuknya hancur berantakan;2. Didalam kuburnya akan dinyalakan api neraka, kemudian orang yang meninggalkan sholat siang malam, ia akan dipanggang dan dibolak-balikan diatas bara api tersebut;3. Ular yang bernama Syuja’al-Aqro’ akan datang pada orang-orang yang meninggalkan sholat. Ular syuja’al aqro’ itu tercipta dari api neraka, kukunya terbuat dari besi, dan setiap kuku panjangnya seperti ukuran perjalanan satu hari.Ular itu akan berkata kepadanya : “Aku ini Syuja’al-Aqro’, suaranya bagaikan petir yang menyambar, dan ular itu berkata: “Tuhanku menyuruhku agar memukulmu karena telah menyia-nyiakan sholat shubuh dari shubuh sampai dzuhur, dan agar memukulmu karena telah menyia-nyiakan sholat dzuhur dari dzuhur sampai asar, dan agar memukulmu karena menyia-nyiakan sholat asar dari asar sampai magrib, dan agar memukulmu karena menyia-nyiakan sholat magrib dari magrib sampai isya, dan agar memukulmu karena menyia-nyiakan sholat isya dari isya sampai shubuh. Ketika ular itu memukulnya satu kali pukulan, maka yang dipukulnya masuk kedalam tanah sedalam ukuran 70 hasta, lalu ular Syuja’al-Aqro’ memasukkan kuku-kukunya kebawah tanah dan kemudian mengeluarkannya kembali, dan siksaan itu tiada henti-hentinya sampai hari kiamat, maka kita mohon perlindungan kepada Allah dari siksa kubur.” (Qurtubi (Qurratul ‘uyun; hlm.4)).


3 Macam Siksaan Pada Hari Kiamat
1. Allah akan menggabungkan bersama orang-orang yang diseret mukanya ke neraka Jahannam;
2. Allah akan melihatnya dengan pandangan yang benci atau murka pada waktu dihisab, sehingga daging mukanya meleleh berjatuhan;
3. Allah akan menghisabnya dengan hisaban yang sangat berat dan tiada guna atasnya dari kelebihan apapun untuk selama-lamanya, dan Allah ‘Azza wa jalla memerintahkannya ke neraka sejelek-jelek tempat menetap.


Selain itupun kita dapat temukan ayat Allah dalam Q.S Al-Ma’un ayat: 4-5 yang artinya “Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya“.



Adapun bahaya bagi yang meninggalkan sholat lima waktu yakni:
Jika meninggalkan sholat:

Shubuh : Maka Allah akan menenggelamkannya kedalam Neraka Jahannam selama 60 tahun. Jadi kurang lebih 60.000 tahun jika mengikuti hitungan di dunia. Karena 1000 tahun di dunia sama seperti 1 hari di akhirat.

Dzuhur : Yang meninggalkan sholat dzuhur sama seperti dosanya orang yang membunuh 1000 muslim.

Ashar : Seperti dosanya orang yang menghancurkan ka’bah.

Magrib : Sama seperti dosanya orang yang berzina dengan orangtuanya sendiri

Isya : Sesungguhnya Allah ta’ala berseru: “Hai orang yang meninggalkan sholat isya, bahwa Aku tidak ridho jika kamu tinggal dibumiKu dan menggunakan segala nikmat-nikmatKu, segala yang dikerjakan dan digunakan ialah berdosa kepada Allah SWT“.


Semoga ini bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua umat muslim dan kita senantiasa selalu menegakkan kewajiban sholat lima waktu secara istiqomah, selalu tepat pada waktunya dan istiqomah hingga ajal menjemput. Semoga ketika waktunya telah tiba, kita selalu siap dan mati dalam keadaan khusnul khotimah. Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin.

Pelatihan Sholat Khusu' Oleh Ust. Syarqawi Yasin.

Sukorejo - Sholat adalah tiang agama barang siapa yang mendirikan sholat maka dia termasuk orang yang menegakan agama. dan barang siapa yang meninggalkannya maka dia termasuk orang yang merobohkan agama. mungkin begitulah inti bunyi hadis, oleh sebab penting rasanya untuk diadakan pelatihan sholat yang khusu'. agar kita termasuk orang yang mendirikan sholat bukan hanya mengerjakan sholat smata.

Khusu'lah dalam Sholatmu

daerah sunan kali jogo pondok pesantren salafiyah syafi'iyah berinisiatif untuk mengadakan pelatihan sholat khusu' tersebut dengan harapan anak didik khususnya yang menempati asrama sunan kali jogo bisa memperbaiki sholatnya. sehinggan dengan memperbaiki sholat maka harapan dari kami baik pula tingkah laku sehari-harinya.

"tidakkah kita ingin berlama-lama jika kita sedang bejumpa dengan kekasih pujaan hati. dan sholat adalah media untuk berjumpa dengan kekasih". ucap ust  syarqawi menjelaskan kepada para santri yang hadir di aula tersebut. beliau juga berkisah tentang sholatnya malaikat jibril yang sampek 40.000 tahun cuman untuk melaksanakan sholat 2 rokaat.

ust syarqawi juga berdauh pada peserta bahwa "melaksanakan perintah itu lebih berat daripada melaksanak yang bukan perintah". oleh sebab itu maka allah memberikan pahala pada kita dengan pahala yang sangat besar.

rahasia sholat khusu' yang disampaikan oleh ust syarqawi pada para santri "untuk mencapai sholat khusu' maka kita harus sholat dengan menghadirkan ikhsan dalam diri kita. ikhsan adalah kita beribadah seolah-olah kita melihat pada allah dan itu sulit. dan ada solusi yang kedua jika kita tidak bisa melaksanakan sholat seolah-olah melihat allah maka yakinkan dalam diri kita bahwa allah sedang memperhatikan kita. tidak hanya menghadirkan ikhsan dalam diri untuk mendapat sholat khusu' namun juga harus memperhatikan tiga entitas dari sholat yakni Ucapan, perbuatan dan keadaan hati.

sholat yang baik maka akan membawa kebaikan didunia dan juga di akhirat. kata ust syarqawi menjelaskan pada peserta yang hadir. ketika kita melaksanakan sholat dengan baik maka rezeki kita akan mudah, urusan kita akan mudah, masalah-masalah akan mudah kita atasi. dan sholat juga menjauhkan diri kita dari perbuatan yang tidak baik. lanjut beliau.

narasumber juga menyampaikan dauh kiai as'ad bahwa "jika kalian berkeluarga nanti, jangan sampai lupa sholat berjema'ah dengan istri dan keluarga di rumahnya. jika itu kalian lakukan maka hidup kalian akan bahagia di dunia dan di akhirat kelak".

beliau juga berpesan bahwa siksa orang yang meninggalkan sholat itu ada 15 siksa yang akan di berikan pada orang yang tidak sholat. dengan rincian 6 siksa akan di berikan di dunia, 3 siksa akan diberikan ketika naza' atau sakaratul maut, 3 di berkan ketika di alam kubur dan 3 akan di berikan ketika perjumpaan kita dengan allah kelak hari kiamat. 


tidak hanya tentang sholat yang beliau sampaikan beliau juga menyampaikan bahwa ada do'a-do'a yang pasti di istijabah oleh allah yang pertama pada waktu di antara dua adzan (adzan dan iqomah). setelah sholat dan di antara dua khutbah.

semoga kuta semua bisa mendirikan sholat dengan khusu sehingga hidup kita menjadi baik.

Monday, April 24, 2017

Kisah Mengharuhkan Seorang Muslim yang telat Menikah

Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus. Lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, akan tetapi aku tidak mendapatkan seorangpun yang bisa membuatku tertarik. Kemudian kesibukan kerja dan karir memalingkan aku dari segala hal yang lain. Hingga aku sampai berumur 34 tahun. Ketika itulah aku baru menyadari bagaimana susahnya terlambat menikah.
Seorang wanita yang telat menikah
Pada suatu hari datang seorang pemuda meminangku. Usianya lebih tua dariku 2 tahun. Dia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tapi aku ikhlas menerima dirinya apa adanya. Kami mulai menghitung rencana pernikahan. Dia meminta kepadaku photo copy KTP untuk pengurusan surat-surat pernikahan. Aku segera menyerahkan itu kepadanya.
Setelah berlalu dua hari ibunya menghubungiku melalui telepon. Beliau memintaku untuk bertemu secepat mungkin. Aku segera menemuinya. Tiba-tiba ia mengeluarkan photo copyan KTPku. Dia bertanya kepadaku apakah tanggal lahirku yang ada di KTP itu benar?
Aku menjawab: Benar.
Lalu ia berkata: Jadi umurmu sudah mendekati usia 40 tahun?!
Aku menjawab: Usiaku sekarang tepatnya 34 tahun.
Ibunya berkata lagi: Iya, sama saja. Usiamu sudah lewat 30 tahun.  Itu artinya kesempatanmu untuk memiliki anak sudah semakin tipis. Sementara aku ingin sekali menimang cucu.
Dia tidak mau diam sampai ia mengakhiri proses pinangan antara diriku dengan anaknya.
Masa-masa sulit itu berlalu sampai 6 bulan. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi melaksanakan ibadah umrah bersama ayahku, supaya aku bisa menyiram kesedihan dan kekecewaanku di Baitullah. Akupun pergi ke Mekah. Aku duduk menangis, berlutut di depan Ka’bah.  Aku memohon kepada Allah supaya diberi jalan terbaik.  Setelah selesai shalat, aku melihat seorang perempuan membaca al Qur’an dengan suara yang sangat merdu. Aku mendengarnya lagi mengulang-ulang ayat:
(وكان فضل الله عليك عظيما)
“Dan karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu sangat besar”. (An Nisa’: 113)
Air mataku menetes dengan derasnya mendengar lantunan ayat itu. Tiba-tiba perempuan itu merangkulku ke pangkuannya. Dan ia mulai mengulang-ulang firman Allah:
(ولسوف يعطيك ربك فترضي)
“Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5)
Demi Allah, seolah-olah aku baru kali itu mendengar ayat itu seumur hidupku. Pengaruhnya luar biasa, jiwaku menjadi tenang. Setelah seluruh ritual umrah selesai, aku kembali ke Cairo.
Di pesawat aku duduk di sebelah kiri ayahku, sementara disebelah kanan beliau duduk seorang pemuda. Sesampainya pesawat di bandara, akupun turun. Di ruang tunggu aku bertemu suami salah seorang temanku. Kami bertanya kepadanya, dalam rangka apa ia datang ke bandara?
Dia menjawab bahwa ia lagi menunggu kedatangan temannya yang kembali dengan pesawat yang sama dengan yang aku tumpangi.
Hanya beberapa saat, tiba-tiba temannya itu datang. Ternyata ia adalah pemuda yang duduk di kursi sebelah kanan ayahku tadi. Selanjutnya aku berlalu dengan ayahku…..
Baru saja aku sampai di rumah dan ganti pakaian, lagi asik-asik istirahat, temanku yang suaminya tadi aku temui di bandara menelphonku. Langsung saja ia mengatakan bahwa teman suaminya yang tadi satu pesawat denganku sangat tertarik kepada diriku. Dia ingin bertemu denganku di rumah temanku tersebut malam itu juga. Alasannya, kebaikan itu perlu disegerakan.
Jantungku berdenyut sangat kencang akibat kejutan yang tidak pernah aku bayangkan ini. Lalu aku meminta pertimbangan ayahku terhadap tawaran suami temanku itu. Beliau menyemangatiku untuk mendatanginya. Boleh jadi dengan cara itu Allah memberiku jalan keluar.
Akhirnya…..aku pun datang berkunjung ke rumah temanku itu. Hanya beberapa hari setelah itu pemuda tadi sudah datang melamarku secara resmi. Dan hanya satu bulan setengah setelah pertemuan itu kami betul-betul sudah menjadi pasangan suami-istri. Jantungku betul-betul mendenyutkan harapan kebahagiaan.
Kehidupanku berkeluarga dimulai dengan keoptimisan dan kebahagiaan. Aku mendapatkan seorang suami yang betul-betul sesuai dengan harapanku. Dia seorang yang sangat baik, penuh cinta, lembut, dermawan, punya akhlak yang subhanallah, ditambah lagi keluarganya yang sangat baik dan terhormat.
Namun sudah beberapa bulan berlalu belum juga ada tanda-tanda kehamilan pada diriku. erasaanku mulai diliputi kecemasan. Apalagi usiaku waktu itu sudah memasuki 36 tahun.
Aku minta kepada suamiku untuk membawaku memeriksakan diri kepada dokter ahli kandungan. Aku khawatir kalau-kalau aku tidak bisa hamil. Kami pergi untuk periksa ke seorang dokter yang sudah terkenal dan berpengalaman. Dia minta kepadaku untuk cek darah.
Ketika kami menerima hasil cek darah, ia berkata bahwa tidak ada perlunya aku melanjutkan pemeriksaan berikitnya, karena hasilnya sudah jelas.
Langsung saja ia mengucapkan “Selamat, anda hamil!”
Hari-hari kehamilanku pun berlalu dengan selamat, sekalipun aku mengalami kesusahan yang lebih dari orang biasanya. Barangkali karena aku hamil di usia yang sudah agak berumur. Sepanjang kehamilanku, aku tidak punya keinginan mengetahui jenis kelamin anak yang aku kandung. Karena apapun yang dikaruniakan Allah kepadaku semua adalah nikmat dan karunia-Nya.
Setiap kali aku mengadukan bahwa rasanya kandunganku ini terlalu besar, dokter itu menjawab:
Itu karena kamu hamil di usia sudah sampai 36 tahun.

Selanjutnya datanglah hari-hari yang ditunggu, hari saatnya melahirkan.
Proses persalinan secara caesar berjalan dengan lancar.
Setelah aku sadar, dokter masuk ke kamarku dengan senyuman mengambang di wajahnya sambil bertanya tentang jenis kelamin anak yang aku harapkan. Aku menjawab bahwa aku hanya mendambakan karunia Allah. Tidak penting bagiku jenis kelaminnya. Laki-laki atau perempuan akan aku sambut dengan beribu syukur.
Aku dikagetkan dengan pernyataannya:
“Jadi bagaimana pendapatmu kalau kamu memperoleh Hasan, Husen dan Fatimah sekaligus?
Aku tidak paham apa gerangan yang ia bicarakan. Dengan penuh penasaran aku bertanya apa yang ia maksudkan?
Lalu ia menjawab sambil menenangkan ku supaya jangan kaget dan histeris bahwa Allah telah mengaruniaku 3 orang anak sekaligus. 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Seolah-olah Allah berkeinginan memberiku 3 orang anak sekaligus untuk mengejar ketinggalanku dan ketuaan umurku.
Sebenarnya dokter itu tahu kalau aku mengandung anak kembar 3, tapi ia tidak ingin menyampaikan hal itu kepadaku supaya aku tidak merasa cemas menjalani masa-masa kehamilanku.
Lantas aku menangis sambil mengulang-ulang ayat Allah:
(ولسوف يعطيك ربك فترضى)
“Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
(وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا )
“Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami…” (Ath Thur: 48)
Bacalah ayat ini penuh tadabbur dan penghayatan, terus berdoalah dengan hati penuh yakin bahwa Allah tidak pernah dan tidak akan pernah menelantarkanmu.

Tuesday, April 18, 2017

Ciri-ciri penyakit Cinta Dunia Oleh aa Gmy

Saudaraku, ciri-ciri penyakit cinta dunia di antaranya yang pertama, dilanda kebinggungan yang tiada ujung. Ia sibuk memikirkan makhluk atau ciptaan, sedangkan ia lupa kepada Dzat Yang Maha Pencipta, sehingga bingunglah ia. Ia bingung mengurus anak, bingung mengurus rumahtangga, bingung mengurus kerjaan. Baru bangun tidur pagi-pagi sudah bingung memikirkan hal-hal itu. Padahal jika yang ia pikirkan adalah Alloh, kemudian ia berdoa di pagi hari, maka akan tenanglah hatinya.
Ilustrasi Cinta Dunia
Kedua, diperbudak kesibukan. Ada orang yang andaipun jatah waktunya ditambah dari 24 jam menjadi 36 jam, tetap saja sibuk seperti tak pernah reda. Mau tilawah Al Quran seperti tak ada waktu. Sholat juga ditunda-tunda, kalaupun terlaksana akan kilat terburu-buru. Sedangkan pekerjaannya seperti tak beres-beres. Mengapa? Karena ia tidak diberi petunjuk oleh Alloh Swt.
Nabi Muhammad Saw. adalah orang yang sangat sibuk, banyak sekali urusan-urusan besar yang harus beliau kerjakan. Namun, semuanya beres dan beliau tetap dalam keadaan tenang menunaikan ibadah secara khusyu dan tumaninah. Kuncinya adalah petunjuk Alloh yang membuat setiap gerakan dan ucapan menjadi sangat efektif. Maka, kita perlu senantiasa mendahulukan Alloh di atas segala-galanya agar kita dibimbing oleh-Nya.
Ketiga, kebutuhan yang tiada pernah tercukupi. Ada orang yang punya uang berapapun, sebanyak apapun, tetap saja kurang. Punya kambing 99 ekor, tetap gelisah memikirkan kambing tetangga yang satu ekor karena ingin punya 100 ekor. Begitu seterusnya. Padahal Alloh Swt. berfirman, “..Barangsiapa yang bertawakkal kepada Alloh niscaya Alloh akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq [65] : 3)
Maka, kebutuhan kita terpenuhi bukan karena kita kaya raya, bukan karena kita banyak uang sehingga bisa membeli apa saja, namun karena Alloh-lah yang mencukupi kita. Kuncinya bukanlah pada banyaknya harta, tapi pada tawakal kita kepada Alloh Swt.
Keempat, panjang angan-angan, terus-menerus memikirkan apa yang tidak ada. Orang yang cinta dunia juga tidak pernah merasa puas atas apa yang dimilikinya. Baru saja punya mobil baru, sudah memikirkan model apa lagi yang akan keluar dan ingin membelinya. Padahal mobil yang baru dibeli juga baru dimulai cicilannya. Akhirnya, orang yang demikian menjadi jauh dari sikap syukur, yang terjadi malah terjerumus pada sikap kufur.

Wednesday, April 12, 2017

6 Amalan Pembuka Pintu Rizki


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. 
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
*DOA PEMBUKA PINTU REZEKI*
Ada beberapa doa yang moga bisa menjadi pembuka pintu rezeki.
Setiap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat Shubuh, setelah salam, beliau membaca do’a berikut,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
*Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa*
Artinya:
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”
*(HR. Ibnu Majah, no. 925 & Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)*
Do’a dari hadits ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa berikut,
اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
*Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak*
Artinya:
“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.”
*(HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)*
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي
*Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii*
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.”
Dari Thoriq bin Asy-yam –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata,
كَانَ الرَّجُلُ إِذَا أسْلَمَ عَلَّمَهُ النَّبيُّ – صلى الله عليه وسلم – الصَّلاَةَ ثُمَّ أمَرَهُ أنْ يَدْعُوَ بِهؤلاَءِ الكَلِمَاتِ : (( اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي )) .
“Jika seseorang baru masuk Islam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan pada beliau shalat, lalu beliau memerintahkannya untuk membaca do’a berikut:
*“Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii*.”
*(HR. Muslim no. 35, 2697)
Dalam riwayat lain, dari Thariq, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam –dan ketika itu beliau didatangi seorang laki-laki-, lalu laki-laki tersebut berkata,
يَا رسول اللهِ ، كَيْفَ أقُولُ حِيْنَ أسْأَلُ رَبِّي ؟ قَالَ : (( قُلْ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَعَافِني ، وارْزُقْنِي ، فإنَّ هؤلاَءِ تَجْمَعُ لَكَ دُنْيَاكَ وَآخِرَتَكَ )) .
“Wahai Rasulullah, apa yang harus aku katakan ketika aku ingin memohon pada Rabbku?” Beliau bersabda,
*Katakanlah: Allahummaghfir lii, warhamnii, wa ‘aafinii, warzuqnii”,karena do’a ini telah mencakup dunia dan akhiratmu*.
*(HR. Muslim no. 36, 2697)*
Do’a di atas seperti kandungan dalam do’a duduk antara dua sujud dalam shalat.
Dalam hadits Ibnu ‘Abbas disebutkan do’a duduk antara dua sujud yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي.
*Robbighfirlii warahmnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii
(artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku).”
*(HR. Ahmad 1: 371. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa haditsnya hasan)*

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

*(Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii*.”
Artinya:
“Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.”
Doa ini adalah intisari dari dalil-dalil yang telah disebutkan di atas.
(Intisari dari doa pada Anas & hadits Abdurrahman bin Abi Bakrah di sini)
Semoga bermanfaat dan moga bisa diamalkan, moga Allah mudahkan pintu rezekinya.
*METMUNAJAD*
*ISTIGHFAR*
*ZIKIR*
*SHOLAWAT*
*TILAWAH*

Cara agar Allah menjaga Kita

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Tiada seorangpun dan tiada apapun yang bisa menghujamkan kebenaran di dalam hati kita kecuali Alloh. Semoga kita termasuk orang-orang yang selamat karena hidayah-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Dari Abul Abbas Abdullah Bin Abbas r.a, ia berkata: “Aku pernah di belakang Rosulullah Saw. pada suatu hari, kemudian beliau bersabda: “Wahai, Nak! Aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat: ”Jagalah Alloh niscaya Alloh akan menjagamu, jagalah Alloh niscaya engkau mendapati-Nya di depanmu, ketika engkau memohon maka memohonlah kepada Alloh, dan jika engkau meminta pertolongan maka memintalah pertolongan kepada Alloh semata. Dan ketahuilah, apabila umat ini berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak sanggup memberikan manfaat kepadamu,kecuali dengan sesuatu yang telah ditentukan Alloh kepadamu. Dan jika mereka berkumpul untuk mencelakaimu, niscaya mereka tidak sanggup mencelakaimu kecuali apa yang telah ditentukan Alloh kepadamu. Telah diangkat pena dan tinta telah kering [pada lembaran – lembaran].” (HR. Tirmidzi)
Sesungguhnya Alloh Pencipta, Pemilik dan Penguasa seluruh alam. Alloh tidak memerlukan penjaga. Yang harus kita jaga adalah perintah dan larangan-Nya. Menjaga perintah-perintah-Nya dengan cara menunaikannya, dan menjaga larangan-Nya adalah dengan cara menjauhinya.
Semakin kita fokus untuk menjaga diri dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan Alloh, maka semakin Alloh menjaga kita. Alloh Maha Melihat kesungguhan kita untuk taat kepada-Nya. Semakin kita istiqomah menjaga diri dalam ketaatan kepada Alloh, semakin Alloh melimpahkan pertolongan kepada kita.
Jika Alloh sudah menjaga kita, maka tiada apapun yang berbahaya di dunia ini. Sedahsyat apapun upaya makhluk mencelakai kita, jika Alloh tidak menghendaki itu terjadi maka tidak akan terjadi. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa dijaga oleh Alloh Swt. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.[]
Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym ) 
http://www.smstauhiid.com/ulama/aagym/agar-alloh-menjaga-kita/


Tuesday, April 11, 2017

Nyamar Ma'ruf Nyambi Mungkar

"Nyamar Makruf Nyambi Mungkar"
Kata Al-Ghazali, seringkali amar makruf nahi mungkar adalah kemungkaran itu sendiri. Sebabnya, ia dilakukan tanpa memperhatikan tata cara serta prinsip-prinsip syariat. Sejatinya, amar makruf nahi mungkar adalah ajaran yang diperintahkan agama. Akan tetapi, ketika ia dilakukan tanpa memperhatikan tuntunan, prinsip, dan nilai-nilai agama, ia menjadi bumerang bagi agama itu sendiri.
Rantai yang Retak
Menurut saya, di antara amar makruf nahi mungkar yang merupakan kemungkaran itu sendiri adalah menyuruh orang lain untuk melakukan kebaikan demi memperlancar atau menyembunyikan kemungkaran yang dilakukan. Ini yang saya sebut dengan nyamar makruf nyambi mungkar.
Misalnya, ada seseorang yang menyuruh orang lain untuk bersabar dan ikhlas atas kehilangan harta yang menimpanya. Padahal, dirinyalah yang mencuri harta orang lain tersebut.
Contoh yang lain, ada seorang anggota dalam sebuah organisasi mengatakan, "Jangan tanyakan apa yang organisasi berikan kepada kita, tapi tanyakanlah apa yang kita berikan kepada organisasi." Padahal, ia sendiri melakukan keculasan dan mengeruk keuntungan dari organisasi tanpa sepengetahuan anggota yang lain. Kalimat tersebut tentu hanyalah ungkapan baik untuk menutupi maksud atau tindakan buruk (kalimatu haqqin urida biha al-bathil).
Contoh lagi, ini contoh lo ya, ada seorang guru di sebuah madrasah mengatakan kepada murid-muridnya di akhir jam pelajaran, "Sampai di sini saja pelajaran kali ini ya. Nggak papa, sedikit-sedikit yang penting barokah." Padahal, selama jam pelajaran, si guru kebanyakan ngomong ngalur ngidul entah kemana dan malas sekali menjelaskan materi pelajaran kepada murid-muridnya. Murid dalam hal ini menjadi korban iming-iming 'barokah' dari si guru yang sebenarnya tak becus mengajar. Padahal, murid-murid harus membayar sejumlah uang untuk sekolah. Saya berpesan kepada murid-murid yang barangkali menemukan guru semacam ini, jangan mau dibohongi pakai barokah!
Begitulah, agama seringkali menjadi topeng yang bagus untuk menutupi kebusukan. Ajakan-ajakan baik yang ada dalam agama bisa menjadi baju yang manis bagi sebuah kemungkaran.
Yang jelas, agama memerintahkan kepada manusia agar amar makruf nahi mungkar (memerintah yang baik dan melarang yang buruk), bukan menyamar dengan kebaikan sembari memuluskan atau menyembunyikan maksud buruk (nyamar makruf nyambi mungkar).

Thursday, March 23, 2017

7 Dampak Tekhnologi di Indonesia

Pada saat ini, kita hidup di zaman globalisasi atau bisa juga disebut zaman modernisasi. Modernisasi sendiri dalam ilmu sosial merujuk pada bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang lebih baik dengan harapan kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik.

nah. disini kita akan membahas tentang perkembangan tekhnologi khususnya di indonesia. tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kebutuhan tekhnologi sudah menjadi konsumsi wajib bagi pelaku bisnis online. tidak hanya pembisnis online yang membutuhkan akan tekhnologi. para calon gubernur pun banyak yang menggunakan jasa tekhnologi untuk berkampanye. malah saya rasa kampanye lewat internet sangat besar dampaknya bagi menangnya calon gubernur tersebut. Selain itu, Peranan Tekhnologi terhadap prestasi belajar siswa menjadi salah satu momok yang cukup diperhitungkan.
tentunya perkembangan tekhnologi ini akan semakin berkembang dan kita dituntut untuk mengikuti perkembangan tekhnologi. agar kita tidak kalah dengan pesaing bisnis kita. dan juga agar kita tidak ketinggalan informasi dari dunia Tekhnologi tersebut. Berikut dampak positif perkembangan tekhnologi di indonesia :
1.     Mempercepat arus informasi

hal ini merupakan salah satu dampak positif, karena dapat memberikan informasi mengenai suatu kejadian secara cepat, meskipun terkadang tidak akurat dan tidak tepat.
2.     Media sosial

Media sossial juga merupakan dampak positif lainnya dari perkembangan teknologi informasi dan kommunikasi. Media sosial dapat memberikan banyak sekali manfaat, salah satunya adalah dapat mempertumakan individu dengan orang baru, dan menambah relasi antar individu.
3.     Media hiburan

Teknologi informasi dan juga komunikasi saat ini mendukung media hiburan yang sangat banyak ragamnya bagi setiap orang. Contoh saja dari media hiburan berupa games, music, video dan lain
4.     Sharing dan berbagi file

File dan juga dokumen saat ini sudah merupakan kebutuhan dari setiap orang. Baik dari file music ataupun dokumen penting, bisa dibagikan dengan menggunakan internet yang merupakan produk dari teknologi informasi dan juga komunikasi.
5.     Memiliki banyak dampak positif dalam dunia pendidikan



Dampak lainnya yang paling terasa dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi adalah dalam bidang pendidikan. Materi pelajaran dan segala hal yang berhubungan dengan pendidikan akan menjadi lebih mudah untuk diakses dan diperoleh. Sehingga hal ini pun akan membantu meningkatkan efektivitas dan juga efisiensi dari kebutuhan pendidikan itu sendiri bagi tiap individu di dalam kehidupan sehari-hari.
6.     Sebagai lokasi untuk bisnis jual beli

Saat ini, muncul banyak lapangan pekerjaan baru yang dihasilkan berkat adanya perkembangan teknologi informasi dan juga komunikasi, yaitu online shop dan juga bisnis online. Dengan adanya toko online ini, maka semakin banyak meningkatkan lapangan pekerjaan, dimana orang yang tadinya tidak memiliki pekerjaan akhirnya bisa memiliki pekerjaan dengan berjualan online.
7.     Membantu menyelesaikan masalah dengan mudah

Teknologi informasi dan juga komunikasi ternyata juga memiliki dampak yang positif dalam hal penyelesaian masalah. Dengan komunikasi yang menjadi lebih baik dan juga arus informasi yang cepat, maka teknologi informasi dan juga komunikasi dapat menjadi solusi.